Panduan » Membeli Rumah » KPR BNI Terbaru: Program, Suku Bunga, Hingga Simulasi KPR

KPR BNI Terbaru: Program, Suku Bunga, Hingga Simulasi KPR

KPR BNI
Daftar Isi

Membeli rumah impian kerap menjadi salah satu tujuan banyak orang. Siapa yang tidak ingin tinggal di rumah sendiri dengan nyaman dan aman?

Namun, mewujudkan impian tersebut seringkali dihadapkan dengan harga rumah yang sangat mahal. Sebagai solusi, bank memberikan pembiayaan melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi Anda yang ingin membeli rumah dengan cara mengangsur setiap bulan. 

Salah satu bank yang memiliki program KPR adalah Bank Negara Indonesia (BNI). Jika Anda berencana untuk mengambil KPR BNI, berikut ini informasi mengenai program KPR, cara pengajuan dan persyaratan, hingga simulasi kalkulator KPR bank BNI. 

Program KPR BNI

Bank Negara Indonesia (BNI) memiliki dua jenis program pembiayaan KPR, yaitu KPR BNI Griya dan BNI Griya Multiguna

Program BNI Griya merupakan fasilitas pembiayaan yang bisa digunakan untuk pembelian, pembangunan atau renovasi, top up, refinancing, atau take over properti yang berupa rumah tinggal/tapak, villa, apartemen, kondominium, rumah toko, rumah kantor, hingga tanah kavling. Jumlah pembiayaan akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing pemohon.

Program ini memiliki beberapa keunggulan, seperti: 

  • Jangka waktu hingga 25 tahun.
  • Maksimal kredit hingga Rp20 miliar. 
  • Pengajuan KPR secara online melalui e-form BNI-Griya.
  • Bebas menentukan lokasi properti idaman. 

Sementara program BNI Griya Multiguna merupakan kredit yang diberikan untuk masyarakat dengan agunan berupa properti siap huni. Program ini memiliki keunggulan, seperti jangka waktu hingga 10 tahun dan pengajuan kredit secara online. 

Bank BNI juga menawarkan KPR syariah melalui Bank Syariah Indonesia (BSI). Sesuai dengan namanya, KPR syariah menggunakan prinsip jual beli sesuai dengan syariat Islam. Untuk informasi mengenai KPR syariah, kunjungi KPR BSI 2023: Ketahui Simulasi, Syarat & Dokumen yang Dibutuhkan

Baca Juga:  Penting, Ini 3 Tips Seleksi Lokasi Perumahan

Ketahui Biaya & Suku Bunga KPR BNI 

Suku bunga menjadi hal perlu Anda cermati sebelum akhirnya mengajukan pinjaman kredit rumah. Hal ini dikarenakan setiap bank memiliki besaran suku bunga yang berbeda, sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi keuangan Anda agar tidak mengganggu cash flow bulanan. 

BNI menawarkan rumah impian melalui BNI Griya Berjenjang dengan kepastian suku bunga fixed 20 tahun. Selain pengajuan bisa dilakukan secara online, program ini juga memiliki tenor panjang hingga 30 tahun dan kepastian bunga hingga 20 tahun. 

Berikut ini promo suku bunga KPR BNI Griya seperti dikutip dari bniexperience

  1. Berlaku untuk minimal tenor 15 Tahun
    Kepastian angsuran berjenjang hingga 20 tahun dengan suku bunga:
    • 3,76% per tahun efektif fixed tahun ke 1-2
    • 7,76% per tahun efektif fixed tahun ke 3-4
    • 8,76% per tahun efektif fixed tahun ke 5-7
    • 9,76% per tahun efektif fixed tahun ke 8 hingga maksimum 20 tahun
  2. Berlaku untuk minimal tenor 10 Tahun
    • 3,76% per tahun efektif fixed tahun ke 1-2
    • 8,76% per tahun efektif fixed tahun ke 3-4
    • 9,76% per tahun efektif fixed tahun ke 5-7
    • 10,76% per tahun efektif fixed tahun ke 8 hingga maksimum 20 tahun

Saat mengajukan KPR, tak hanya harus menyiapkan uang muka (DP), nasabah juga perlu menyediakan sejumlah biaya KPR yang telah ditentukan oleh pihak bank, begitu juga dengan BNI. Berikut ini beberapa biaya yang dikenakan saat mengajukan permohonan KPR BNI Griya. 

Biaya-Biaya BNI Griya
Jenis BiayaNominal Biaya
Provisi1% dari maksimal kredit 
AdministrasiMulai dari Rp750.000,- sampai dengan Rp2.000.000,-
Asuransi Jiwa, Asuransi kebakaranditentukan kemudian
Appraisal dan Notarisditentukan kemudian

Persyaratan Pengajuan KPR Bank BNI

Berikut ini beberapa persyaratan dan dokumen yang perlu Anda siapkan saat mengajukan KPR BNI Griya:

  • Warga Negara Indonesia.
  • Usia Minimum 21 tahun saat pengajuan.
  • Usia maksimal saat kredit lunas 55 tahun atau usia pensiun bagi karyawan dan 65 tahun bagi profesional atau wiraswasta.
  • Mengisi formulir dan melengkapi persyaratan dokumen.
Baca Juga:  Rincian Biaya-biaya dalam Jual Beli Rumah

Persyaratan Dokumen yang dibutuhkan: 

Jenis DokumenPegawai TetapProfesionalPengusaha/Wiraswasta
Fotokopi KTP (suami dan istri)
Fotokopi Kartu Keluarga
Fotokopi Surat Nikah (apabila sudah menikah)
Fotokopi NPWP Pribadi/SPT PPH 21
Fotokopi Rekening Gaji 3 Bulan Terakhir
Fotokopi Rekening Koran 6 Bulan Terakhir
Asli Surat Keterangan Kerja dan Slip Gaji
Fotokopi Izin Praktik/Surat Pengurusan perpanjangan izin praktik dari instansi terkait
Fotokopi SIUP/Surat Izin Usaha Lainnya/TDP/NIB (Nomor Induk Berusaha)/surat kepengurusan pembuatan/perpanjangan jika TDP/NIB sedang diproses
Fotokopi Akte Pendirian dan/atau akta perubahan terakhir (jika ada perubahan pengurus/pemilik saham)
Pas Foto Pemohon dan Suami/Istri Pemohon ukuran 3×4
Fotokopi Dokumen Jaminan *)
*) Sertifikat, IMB, Bukti Lunas PBB Tahun Terakhir.
Fotokopi Laporan Keuangan 2 Tahun Terakhir

Simulasi Kalkulator KPR BNI

Simulasi KPR BNI akan membantu Anda menghitung estimasi nominal angsuran rumah sekaligus mengecek kesiapan Anda untuk membeli rumah. Hal ini dikarenakan KPR menjadi salah satu utang jangka panjang yang bisa mengganggu kondisi keuangan jika tidak disiapkan secara matang. 

Untuk melakukan simulasi KPR BNI bisa dilakukan secara online. Pertama kunjungi website BNI, lalu pilih simulasi kredit dan pilih simulasi BNI Griya

Sebagai contoh, Anda membeli rumah di Perum Taman Melati Depok dengan harga Rp664.000.000 dengan tenor selama 120 bulan (10 tahun) dan uang muka 30% dari harga rumah. BNI menawarkan suku bunga 6.75%. Berikut ini kalkulasi cicilan setiap bulannya. 

Hasil Simulasi Berdasarkan Harga Rumah

Harga RumahRp664.000.000
Masa Kredit (bulan)120 Bulan
Persentase Uang Muka (%)30%
Uang MukaRp199.200.000
Suku Bunga per Tahun6.75%
Maksimal KreditRp464.800.000
Angsuran Kredit per. BulanRp5.337.024
Minimal Penghasilan Bersih per BulanRp10.674.048

Namun, perlu diketahui suku bunga yang digunakan bersifat floating rate sehingga bisa berubah sewaktu-waktu. Oleh karena itu, pastikan untuk mengerti jenis suku bunga yang akan digunakan saat mengajukan KPR BNI. 

Baca Juga:  Serba-serbi Rumah Inden, Ketahui Sebelum Membeli!

Penutup

Pada dasarkan setiap bank memiliki kebijakan tersendiri mengenai tenor, suku bunga, dan persyaratan hingga cara pengajuan KPR. Pastikan untuk mengetahui hal tersebut sebelum mengajukan KPR BNI. 

Mau dibantu proses KPR BNI? Beli rumah bekas siap huni di Pashouses. Pashouses memiliki listing rumah dijual dengan proses anti ribet di Jabodetabek. Tim kami akan membantu Anda proses KPR setelah melengkapi dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Beli rumah di Pashouses juga bebas biaya BPHTB, KPR, dan biaya notaris dengan syarat & ketentuan berlaku. Beli rumah idaman di Pashouses!

Share:
Panduan Terkait