Panduan » Menjual Rumah » Ketahui Kriteria Rumah yang Akan Dibeli Oleh Konsumen

Ketahui Kriteria Rumah yang Akan Dibeli Oleh Konsumen

Kriteria Rumah yang Akan Dibeli
Daftar Isi

Anda berencana menjual rumah untuk bisa pindah ke luar kota karena pekerjaan. Namun, menjual rumah second ternyata tak semudah yang dibayangkan. Sudah berbulan-bulan rumah belum ada peminat, padahal Anda sudah memasang spanduk di depan rumah, memasukkan data rumah melalui website jual beli rumah, bahkan sudah menjual rumah melalui media sosial. Namun, belum ada satu pun calon pembeli yang datang untuk melihat rumah. 

Harus diakui, terkadang menjual rumah membutuhkan waktu lebih lama. Sementara dari sisi pembeli, mereka sendiri memiliki kriteria rumah yang akan dibeli. Pertanyaannya, apakah rumah yang Anda jual sudah memenuhi kriteria yang diinginkan oleh pembeli? Jangan-jangan hunian Anda belum memenuhi kriteria yang diinginkan calon pembeli. Ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu kriteria rumah seperti apa yang diinginkan oleh konsumen? 

Rumah yang Bebas dari Banjir 

Beberapa area di Jabodetabek menjadi langganan banjir hampir setiap tahun. Jika lokasi rumah Anda berada di lokasi yang rawan banjir, hal ini tentunya akan menjadi pertimbangan calon pembeli. Untuk mengatasi masalah tersebut, ada baiknya pemilik rumah membangun pondasi yang lebih tinggi, memastikan halaman rumah lebih tinggi daripada permukaan jalan, membuat blokade di sekitar teras rumah, atau membuat daerah resapan air sehingga rumah tidak berdampak saat banjir.

Memiliki Sirkulasi Udara yang Baik 

Salah satu kriteria rumah yang akan dibeli oleh konsumen adalah hunian yang memiliki sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik. Hunian dengan pencahayaan optimal dan sirkulasi udara yang baik, tentunya masuk ke dalam kategori rumah ideal dan sehat karena jauh dari kesan lembap dan pengap.

Baca Juga:  Contoh RAB (Rencana Anggaran Biaya) Renovasi Rumah yang Harus Anda Ketahui

Berada di Lokasi Strategis 

Lokasi strategis tak melulu pada hunian yang berada di pusat kota. Rumah di kawasan sub-urban juga bisa menjadi lokasi strategis. Meskipun rumah Anda berada di pinggir kota, cek lagi apakah rumah memiliki akses yang mudah dan dekat seperti stasiun, tol, atau fasilitas publik lainnya? Rumah dekat stasiun banyak dicari calon pembeli, khususnya bagi mereka yang bekerja di kota besar seperti Jakarta. 

Tak hanya stasiun, rumah dengan akses dekat dengan transportasi publik seperti MRT, LRT, dan terminal bus juga menjadi salah satu kriteria mereka dalam mencari rumah. Hunian yang memudahkan mobilitas harian penghuni banyak dicari oleh generasi milenial dan keluarga muda. 

Rumah dengan Konsep yang Sesuai dengan Selera 

Desain interior dan eksterior sebuah rumah bisa menentukan seseorang membeli atau menurunkan minat mereka pada sebuah hunian. Sebagai contoh, desain rumah-rumah tua yang identik dengan halaman atau teras yang luas atau bentuk rumah dan penggunaan genteng zaman dulu, bisa menurunkan minat calon pembeli muda yang memiliki selera rumah lebih kekinian, seperti bergaya Scandinavian, Japandi, atau konsep minimalis modern. Hal ini memang bukan hal krusial, tetapi setiap calon pembeli pastinya memiliki impian tersendiri pada rumah yang akan mereka tempati.

Jika memungkinkan, tak ada salahnya apabila Anda melakukan renovasi rumah sebelum dijual. Renovasi bagian eksterior, seperti mengecat ulang tembok, merapikan halaman dan teras, atau mengganti genteng yang lebih modern. Hal ini selain membuat lebih nyaman, juga bisa meningkatkan harga jual rumah Anda.

Rumah Memiliki Legalitas yang Sah 

Rumah yang memiliki status Sertifikat Hak Milik (SHM) tentunya akan lebih dicari daripada hunian dengan status Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB). Pasalnya, SHM merupakan bukti hak kepemilikan tertinggi atas tanah dan/atau bangunan, yang mana kepemilikan tanah dan/atau bangunan juga tidak terbatas waktu sehingga hak kepemilikan berlaku selamanya. Periksa lagi status properti Anda. 

Baca Juga:  PPh Jual Rumah: Pajak Penjualan yang Wajib Dibayar Pemilik Properti

Tipe Perumahan

Banyak calon pembeli mempertimbangkan jenis perumahan saat Anda membeli sebuah hunian. Ada beberapa tipe perumahan, seperti perumahan cluster, perumahan residence, atau perumahan townhouse. Saat ini banyak calon pembeli yang lebih memilih rumah cluster dibandingkan perumahan umum, khususnya bagi pasangan muda yang membutuhkan keamanan ekstra. 

Perumahan cluster umumnya memiliki konsep one gate system atau hanya memiliki satu akses masuk keluar demi keamanan dan kenyamanan para penghuninya. Bahkan, untuk menjaga keamanan lebih, perumahan cluster juga menambah security 24 jam dan CCTV. hal seperti ini tentunya akan memberikan rasa aman saat pemilik harus meninggalkan rumah. 

Sementara bagi mereka yang membutuhkan privasi lebih dengan fasilitas perumahan yang memadai seperti club house, ruang terbuka hijau, fasilitas bermain dengan keamanan super ketat, perumahan townhouse akan lebih menarik. 

Melihat Kualitas Bangunan 

Setiap rumah tentunya memiliki umur bangunan. Semakin bagus kualitas rumah, maka akan semakin lama umur bangunannya. Hal ini juga menjadi pertimbangan seseorang dalam membeli rumah. Perhatikan lagi bagaimana kualitas bangunan rumah Anda yang ingin dijual. 

Periksa material yang digunakan, mulai dari pondasi, dinding, rangka atap kusen, bahkan lantai rumah. Apakah ada bagian rumah yang memiliki kualitas bangunan kurang? Periksa kembali bagian depan rumah Anda. Perhatikan dari jauh, apakah ada lantai teras yang rusak, dinding retak, cat rumah yang memudar? Pasalnya sebelum tertarik pada bagian interior, calon pembeli akan mengecek bagian eksterior rumah Anda. Jika kualitas bangunan terlihat buruk pada bagian depan, calon pembeli sudah bisa membayangkan berapa banyak budget yang harus mereka keluarkan untuk merenovasi rumah.

Penutup

Itulah beberapa kriteria rumah yang akan dibeli oleh konsumen. Saatnya kembali mengecek lagi kondisi rumah Anda. Bahkan, jika ada budget lebih tak ada salahnya untuk melakukan renovasi rumah sebelum menjual rumah Anda. 

Baca Juga:  6 Cara Membagi Harta Rumah Setelah Bercerai

Gunakan juga jasa agen properti yang akan membantu Anda menjual rumah. Agen properti memiliki calon pembeli potensial untuk rumah-rumah yang dijual. Pashouses sebagai platform jual beli rumah bekas di Jabodetabek memiliki fitur Express Sell bagi Anda yang ingin menjual rumah. Express Sell sendiri merupakan sebuah inovasi teknologi yang memberikan penawaran untuk rumah yang ingin dijual dalam hitungan hari. Cukup mengisi data diri dan data rumah, Anda bisa mendapatkan penawaran harga dalam 5 hari. Jual rumah second siap huni dengan harga terbaik, proses cepat, dan transparan hanya di Pashouses.id.

Share:
Panduan Terkait